AMOLED vs Super AMOLED, mana yang lebih baik? Perbandingan kedua layar ini sering kali muncul ketika kita membahas kualitas layar ponsel. Kedua teknologi ini kini banyak digunakan pada berbagai merek smartphone terutama pada HP flagship, berkat kejernihan gambar dan keakuratan warna yang luar biasa.
Meskipun demikian, terdapat beberapa perbedaan mendasar yang perlu dipahami. Meskipun nama keduanya mirip, istilah AMOLED dan Super AMOLED hanya untuk membedakan versi lama dan baru, terlepas dari itu masing-masing layar mempunyai keunggulan dan kelemahan masing-masing.
Untuk lebih jelasnya yuk cek selengkapnya perbedaan layar AMOLED dan Super AMOLED pada ulasan di bawah ini.
Dari Segi Akurasi Warna
Jika membandingkan AMOLED vs AMOLED, salah satu hal yang bisa dilihat adalah akurasi warna pada layarnya. Warna yang tajam dan jelas memang sangat penting untuk menciptakan pengalaman visual yang memuaskan saat menggunakan ponsel atau menonton TV.
Namun, dalam hal akurasi warna antara versi lama dan versi baru, sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan yang terlihat. Oleh karena itu, sulit untuk membedakan keduanya hanya berdasarkan kualitas warna, karena peningkatan akurasi warna dari versi lama ke versi terbaru sangatlah kecil, hampir tidak terasa.
Dari Segi Ketajaman Layar
Perbedaan AMOLED dan Super AMOLED dapat dilihat dari segi ketajaman layar. Ketajaman layar berkaitan erat dengan resolusi dan rasio layar itu sendiri. Jika dibandingkan, pada AMOLED cenderung kurang tajam karena rasio layar yang lebih kecil.
Sementara itu, Super AMOLED menawarkan ketajaman layar yang lebih baik dengan peningkatan hingga 20% dibandingkan versi sebelumnya. Peningkatan ini membuat gambar dan teks tampak lebih jelas, memberikan kualitas tampilan yang setara dengan HD, baik pada ponsel maupun televisi.
Dari Segi Kecerahan Layar
Dari segi kecerahan layar, perbandingan antara AMOLED vs Super AMOLED juga menunjukkan perbedaan yang jelas. Meskipun versi lama sudah memiliki tingkat kecerahan yang cukup baik, bahkan sebanding dengan teknologi layar lain, Super AMOLED menawarkan kecerahan yang lebih unggul.
Peningkatan kecerahan pada versi terbaru ini mencapai lebih dari 20% dibandingkan dengan versi sebelumnya. Hal ini membuat tampilan layar menjadi lebih terang, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna saat menggunakan ponsel.
Baca juga: Penting! Pahami Jenis Chipset Prosesor Sebelum Membeli HP
Dari Segi Ketahanan Baterai
Perbandingan antara AMOLED vs Super AMOLED juga dapat dilihat dari segi ketahanan baterai. Pada versi lama, ketahanan baterai sudah cukup baik karena sumber cahaya yang digunakan berasal langsung dari piksel, yang memungkinkan efisiensi daya yang baik dan bersaing dengan teknologi layar lainnya.
Namun, pada versi Super AMOLED yang lebih baru, ketahanan baterainya jauh lebih baik. Meskipun cara kerjanya hampir sama, teknologi yang dikembangkan ini memiliki konsumsi daya yang lebih rendah, sehingga meningkatkan efisiensi baterai secara signifikan.
Dari Segi Responsif
Perbandingan antara AMOLED vs Super AMOLED juga bisa dilihat dari segi responsivitas layar. Meskipun versi lama sudah mampu memberikan respons yang baik terhadap penggunaan perangkat, versi terbaru tentunya lebih unggul dalam hal ini.
Namun, perbedaan dalam responsivitas antara keduanya sebenarnya tidak terlalu signifikan. Kedua teknologi ini sudah terbukti mampu memberikan respons yang cepat dan memadai. Baik AMOLED maupun Super AMOLED cocok digunakan untuk berbagai aktivitas, termasuk bermain game, karena keduanya menawarkan tingkat respons yang sangat baik.
Dari Segi Durabilitas
Dari segi durabilitas, pada layar AMOLED menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Versi lama cenderung memiliki daya tahan yang lebih baik, karena menggunakan layar dengan ketebalan standar yang membuatnya lebih tahan terhadap benturan atau jatuh.
Sebaliknya, versi Super AMOLED mengusung layar yang lebih tipis untuk meningkatkan kinerja visualnya, baik untuk TV maupun ponsel. Namun, layar yang lebih tipis ini justru membuat durabilitasnya menjadi lebih rentan. Ketika terjatuh atau terbentur keras, kemungkinan layarnya pecah menjadi lebih besar, sehingga pengguna perlu lebih berhati-hati dalam menggunakannya.
Baca juga: Kenali Jenis Lensa Kemera HP yang Bagus Untuk Fotografi
Dari Segi Biaya Produksi
Dari segi biaya produksi, jelas bahwa AMOLED versi lama lebih terjangkau dibandingkan dengan Super AMOLED. Hal ini disebabkan oleh biaya yang lebih rendah dalam pembuatan layar versi lama, yang tidak memerlukan teknologi kompleks.
Sementara itu, Super AMOLED membutuhkan biaya produksi yang lebih tinggi karena layar yang lebih tipis dan teknologi yang lebih canggih. Meskipun harganya lebih mahal, teknologi ini tetap menawarkan pengalaman terbaik bagi pengguna.
Oleh karena itu, saat membeli ponsel atau TV dengan teknologi layar tersebut, pastikan untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki.




