Tahukah kamu? HP yang masih punya banyak kapasitas memori ternyata bisa lemot juga lho! Hal ini bisa membuat jengkel dan pasti membuat baterai HP cepat habis atau suhu cepat panas, bahkan sampai membuat HP mati sendiri. Tidak jarang sebagian orang mengalami hal ini lebih dari 2 kali dalam satu hari, mungkin kamu pun salah satunya.
Sebenarnya, banyak faktor penyebab HP lemot dan macet saat membuka aplikasi, padahal memori masih banyak. Mulai dari penggunaan aplikasi yang berlebihan, usia HP yang lebih dari 4 tahun, sampai minim sinyal. Supaya kamu bisa mengidentifikasi dengan tepat, simak informasi dari Gadgetly di bawah ini ya!
Faktor Penyebab HP Lemot
Situasi yang menyebalkan kalau kamu sedang asik bermain game atau menonton youtube, tapi HP jadi lemot dan cepat panas. Hal ini sangat membuat tidak nyaman dan mau tidak mau kamu harus berhenti dari aktivitas kamu. Jadi, sebenarnya apa saja yang membuat HP lemot? Berikut faktor yang membuat HP lemot tanpa kamu sadari:
1. Suhu HP yang Semakin Panas
Suhu HP yang semakin panas biasanya menjadi faktor awal kinerja HP menjadi lemot. Biasanya disebabkan dari pengguna yang sering membuka aplikasi berat dalam durasi lama, seperti bermain game, menonton youtube, dan meng-edit video dalam durasi waktu lama.
Selain itu, pengaturan tingkat kecerahan layar juga bisa menyebabkan HP menjadi panas. Apalagi jika kamu sedang berada di luar ruangan dan di bawah sinar matahari langsung. Kemudian kebiasaan untuk tetap menggunakan HP saat sedang diisi daya juga akan menyebabkan suhu HP meningkat.
Baca juga: Cara Praktis Mengatasi HP Lemot & Cepat Panas Tanpa Aplikasi
Untuk kamu yang punya aktivitas beragam, fitur multitasking akan sangat membantu. Namun, dalam beberapa kondisi hal ini pun yang akan menyebabkan suhu HP meningkat dan menjadi lemot.
Solusi terbaiknya adalah dengan menggunakan HP sewajarnya dan hindari aktivitas yang dapat menyebabkan suhu HP memanas. Kurangi penggunaan tingkat kecerahan layar berlebih ketika berada di luar ruangan, dan jangan menggunakan HP ketika sedang diisi daya.
2. Menggunakan HP Saat Mengisi Daya
Jika tidak diketahui sejak awal, menggunakan HP saat mengisi daya dapat menyebabkan bahaya jangka panjang yang tidak hanya membuat HP menjadi lemot. Baterai HP dapat menggembung dan pastinya mengurangi usia baterai dan HP. Tidak menutup kemungkinan juga HP kamu bisa meledak dan pastinya membahayakan diri kamu dan sekitar.
Solusi dari Gadgetly adalah kamu perlu mendiamkan HP jika sedang diisi daya. Bersabarlah hingga baterai HP kamu terisi dengan persentase yang ideal sampai bisa digunakan kembali. Sebenarnya sekarang ini juga sudah banyak fitur fast charging yang dapat kamu manfaatkan serta kamu perlu menggunakan kabel data dan charger yang asli agar menghindari kerusakan pada baterai dan HP kedepannya.
3. Membuka Aplikasi Terlalu Banyak
Kamu pasti paham jika HP memiliki memori RAM yang menunjang proses penggunaan aplikasi di dalamnya. Bayangkan jika kamu membuka aplikasi terlalu banyak dalam waktu bersamaan, sehingga memori RAM penuh dan pastinya kinerja HP menjadi lemot.
Bagi pengguna iPhone mungkin tidak perlu khawatir dengan hal ini, karena memiliki fitur “hibernate” pada multitasking untuk setiap aplikasi yang tidak digunakan. Namun untuk pengguna Android harus waspada karena kapasitas RAM akan terkuras walau kamu tidak menggunakan semua aplikasi yang berjalan saat multitasking.
Gunakan aplikasi secukupnya sesuai yang kamu butuhkan. Tutup aplikasi yang memang memakan kapasitas RAM besar dan buka kembali jika akan digunakan.
4. Kapasitas RAM yang Tidak Cukup
Saat ini ukuran minimal RAM HP yang direkomendasikan adalah 6 GB. Hal ini disarankan supaya kamu bisa menggunakan HP untuk jangka panjang, Dibandingkan membeli HP dengan kapasitas RAM yang kecil namun jangka waktunya pendek, yang justru akan menguras dompet.
Daripada kamu membeli HP dengan ukuran yang kecil tetapi jangka waktunya pendek, hal ini membuat kamu lebih boros karena bisa membelinya dua kali.
Baca juga: Cara Menambah RAM HP dengan Gratis
5. Cache yang Sudah Penuh
Aplikasi yang ada pada HP kamu sebenarnya menyimpan data sementara yang dinamakan cache. Jika memori cache penuh, pastinya akan menyebabkan HP kamu lemot. Solusinya adalah dengan rutin menghapus memori cache pada setiap aplikasi yang berat dan bisa kamu temukan pada menu pengaturan HP.
6. Kapasitas Memori Internal dan Eksternal Terbatas
Sebesar apapun kapasitas memori internal dan eksternal kamu, jika isinya sudah terlalu penuh pasti akan menurunkan kinerja HP kamu. Biasanya yang menyebabkan memori cepat penuh adalah penyimpanan foto, video dan aplikasi yang berukuran besar.
Sebelum memutuskan untuk membeli HP, minimal kamu harus paham bahwa batas minimal untuk kapasitas memori internal yang disarankan adalah 128 GB. Atau jika saat ini kamu sudah membeli HP, maka perlu untuk menyiapkan memori eksternal (SD Card) yang bisa menambah kapasitas penyimpanan HP kamu.
7. Aktifkan Mode Hemat Baterai
Mode hemat baterai akan membuat HP kamu menurunkan performanya untuk sementara, hal ini dilakukan agar bisa menghemat baterai agar persentasenya tidak cepat turun. Namun akan terasa berat saat menggunakan aplikasi yang besar dan HP kamu terasa lebih lemot dari biasanya.
Tidak perlu khawatir, hal ini wajar saat kamu memerlukan daya baterai yang lebih hemat. Mode ini juga biasanya bisa aktif secara otomatis jika baterai HP sudah pada batas kategori low battery.
8. Aplikasi yang Berjalan di Background
Untuk kamu yang malas menutup aplikasi saat sudah selesai digunakan, hal ini akan membuat HP menjadi lemot. Karena memori RAM kamu tetap bekerja dan menjadi penuh walau aplikasi tidak digunakan. Tutup aplikasi yang tidak digunakan pada multitasking agar bisa mengembalikan kecepatan HP kamu.
9. Layar Utama yang Penuh Widget
Fitur widget pada HP memang menggiurkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kamu mungkin jadi tertarik untuk memasang semuanya pada layar utama. Namun hal ini justru memaksa HP untuk menjalankan aplikasi pada widget secara menerus dan menyebabkan HP lemot.
Gadgetly sarankan untuk kamu memilih widget yang sesuai kebutuhan dan tidak menggunakan widget yang fungsinya hanya sebagai asesoris supaya kinerja HP kamu bisa kembali normal.
Baca juga: 10 Rekomendasi HP 2 Jutaan RAM 8 GB, Spek Gahar & Murah!
10. HP Digunakan pada Lokasi yang Susah Sinyal
Kalau kamu suka bepergian, jangan heran jika HP tiba-tiba menjadi lebih lemot dari biasanya. Hal ini disebabkan oleh sinyal yang minim dan lokasinya memang tidak mendukung untuk HP mudah mendapatkan sinyal. Ketika sulit sinyal, HP cenderung lemot, panas, dan baterai pun menjadi cepat habis karena HP bekerja keras mencari sumber sinyalnya.
Coba untuk aktifkan mode pesawat atau matikan data sementara waktu. Saat kamu berhasil menemukan kembali daerah dengan sinyal bagus, aktifkan kembali data untuk mengoperasikan HP.




